Lifestyle

Bersiap Jadi Raja, Pangeran William Lakukan Pendekatan Baru pada Meghan Markle

JAKARTA – Pangeran William melangkah ke Tahun Baru dengan mengakibatkan perspektif baru di hidup. Dia tidak ada lagi belaka sebagai pewaris tahta, sekarang juga menjadi pemimpin de facto kerajaan Inggris serta harus menjalani peran barunya dengan hati-hati. Salah satunya mendiskusikan permasalahan perselisihan dengan saudaranya, teristimewa Meghan Markle.

Bahkan, dikutipkan Marca, pada beberapa bulan terakhir, Pangeran William sudah pernah menjelaskan bahwa ia tidaklah tertarik terlibat pada perselisihan umum yang digunakan remeh. Ia sudah mengambil sikap tegas untuk menghindari komentar masyarakat apa pun yang mana dapat meningkatkan ketegangan dengan saudara laki-laki atau saudara iparnya.

Saat membicarakan Pangeran Harry, William memilih untuk fokus pada kenangan positif masa kecil merek bersatu daripada menanggapi pengungkapan yang digunakan merusak yang dimaksud dibuat Harry pada wawancara baru-baru ini.

Sementara, selama wawancara untuk film dokumenter tentang tunawisma, William berbicara terus terang tentang pengalaman awalnya dengan saudaranya yang dimaksud mengesankan.

“Ibu saya menyebabkan saya ke The Passage; beliau menghadirkan Harry dan juga saya ke sana. Saya kemungkinan besar berusia 11 tahun pada waktu itu, kemungkinan besar 10 tahun. Saya belum pernah ke tempat seperti itu sebelumnya, dan juga saya agak cemas tentang apa yang diharapkan,” katanya, mengenang kunjungan ke tempat penampungan tunawisma.

Demikian pula pada podcast Apple’s Time to Walk, Pangeran William mengingat bagaimana ibu mereka akan meredakan kecemasan kembali ke sekolah asrama dengan musik.

“Ketika saya masih kecil, Harry dan juga saya berada dalam sekolah asrama. Dan ibu saya biasa memainkan berbagai macam lagu untuk menghilangkan kecemasan kembali ke sekolah,” katanya.

Mengabaikan Meghan Markle

Saat berhadapan dengan Meghan Markle, Pangeran William memilih strategi yang mana sejenis sekali berbeda. Alih-alih mengomentari istri saudaranya secara secara langsung maupun tak langsung, William memilih untuk mengabaikannya sepenuhnya.

Pangeran William menghindari menyampaikan nama Meghan Markle atau mengakui perannya sebagai ibu dari keponakannya. Keheningan yang digunakan disengaja ini sangat kontras dengan sifat Meghan serta Harry yang digunakan lebih besar dipublikasikan di area media serta pernyataannya.

Related Articles

Back to top button
gates of olympus dan efek visual yang mendukung tema dewa yunani mbggates of olympus mengenal elemen mitologi dalam konsep permainannya mbgadmin mimin bongkar strategi juara mahjong ways di bosggcara slot online terukur berbasis kontrol lebih konsistenmahjong ways membahas simbol yang sering muncul dalam runtuhan mbgthai river wonders mengenal pasar terapung tr3admin mimin menganalisis fitur mahjong ways 2 untuk memahami alur permainanartikel adaptif mbg membahas freespin liar lucky neko dan petirgates of olympus dan pergeseran tren pemain game di platform digital mbggates of olympus hadirkan bonus storm 192 mode dengan multiplier tinggipenelitian matematis adaptif fokus kajian mengupas fenomena transformasi dinamislucky neko dan detail grafis yang mendukung tema jepang mbgeksplorasi mbg mengamati gates of olympus secara komprehensifartikel argumentatif mbg membahas freespin the dog house bercahayaarsitektur teknologi memberikan ruang fleksibel baru bagi mahjong ways 2gates of olympus hadirkan bonus petir zeus spesial dengan multiplier menarikanalisis rupiahgg mengenai perkembangan teknologi finansial terbarubongkar kebiasaan gacor starlight princess melalui riset mbgspaceman panduan fitur multiplayer dan chat realtime sp5langkah nyata penghijauan kota dalam fokus rupiahggadmin mimin buka rahasia menang mahjong ways tiap hari di bosggcandy blitz menganalisis anak krakatau melalui data pengamatan yang terukuranalisis kreatif mbg mengupas petir dan freespin wild bounty showdownpengamatan komunitas seputar fitur petir dan gates of olympus mbg