Profil Carlos Sainz Jr yang mana memulai karier dari jalur gokart

Ibukota – Carlos Sainz Jr, namanya pada waktu ini berubah menjadi salah satu peserta balap unggulan pasukan Ferrari pada event balap mobil bergengsi Formula 1 dengan banyak prestasi gemilangnya di lintasan.
Pria kelahiran Madrid, Spanyol pada 1 September 1994 itu, belakangan ini berhasil bermetamorfosis menjadi pemenang balapan pada seri F1 GP Australia di dalam sirkuit Melbourne Grand Prix, pada Maret lalu. Sainz berhasil menempati tempat pertama, menorehkan waktu 1:20:26.843 untuk menyelesaikan 58 lap.
Sainz Jr mengikuti jejak ayahnya di dalam bumi olahraga balap mobil, yakni Carlos Sainz yang merupakan mantan juara planet Reli WRC. Namun, Sainz Jr memilih trek balap dengan memulai kariernya ke gokart atau karting pada usia 11 tahun.
Pada 2010, Sainz Jr memulai debutnya pada kompetisi balap mobil single seater ke Formula BMW kemudian berhasil meraih kemenangan pertamanya di Silverstone sama-sama tim Euro International, dikutipkan laman Ferrari.

Pada 2012, Sainz Jr mulai naik ke Formula 3 Eropa dengan kelompok Carlin, juga meraih kemenangan pada Spa-Francorchamps. Tahun berikutnya ia membalap di Formula Renault 3.5 kemudian meraih kemenangan gelar kejuaraan juara 2014 bersatu pasukan DAMS.
Penampilannya yang dimaksud gemilang ini membuka pintu menuju Formula 1, Sainz Jr bergabung dengan Scuderia Toro Rosso. Balapan pertamanya untuk Scuderia Toro Rosso dalam Grand Prix Australia juga mencetak 2 poin. Sainz dengan cepat menunjukkan semangat juangnya sebagai atlet sepeda yang dimaksud ulet, ia mendapat julukan Chilli, dilansir laman Formula1.
Pada 2019, Sainz Jr direkrut oleh regu McLaren. Bersama dengan regu McLaren, Sainz berhasil meraih podium pertamanya pada ketika finis diurutan ketiga ke Grand Prix Brasil 2019.
Sainz Jr direkrut oleh pasukan Scuderia Ferrari pada 2020, menggantikan kursi yang mana sebelumnya dimiliki oleh Sebastian Vettel mulai dari musim 2021. Sainz Jr berubah menjadi penduduk Spanyol ketiga yang membalap untuk Ferrari dalam Formula 1, pasca Fernando Alonso kemudian Alfonso de Portago.
Sejak bergabung dengan tim Ferrari, Sainz Jr sejumlah meraih podium diantaranya finis dalam tempat ke-2 pada Grand Prix Monako 2021, kedudukan ke-3 ke Grand Prix Hungaria 2021, tempat ke-2 dalam Grand Prix Rusia 2021. Pada 2023, Sainz Jr berhasil bermetamorfosis menjadi juara pertama usai balapan F1 GP Singapura 2023 di dalam Marina Bay Street Circuit.
Artikel ini disadur dari Profil Carlos Sainz Jr yang memulai karier dari lintasan gokart






