Bobon Santoso Diblokir Istri usai Mualaf, Kini Hubungan Kembali Membaik

JAKARTA – Kabar mengenai Bobon Santoso yang sempat diblokir oleh istrinya, Cheryl Ruan, setelahnya memutuskan untuk mualaf akhirnya diklarifikasi segera oleh sang Youtuber. Bobon mengakui bahwa istrinya memang sebenarnya sempat bereaksi emosional terhadap langkah memeluk agama Islam.
Namun, sekarang ini hubungan Bobon Santoso lalu Cheryl Ruan telah dilakukan kembali harmonis setelahnya ia memberikan penjelasan secara dengan segera untuk istrinya. Sebelumnya, kebijakan pria 35 tahun itu untuk masuk Islam terjadi secara spontan lalu bukan direncanakan.
Hal yang disebutkan diketahui dari Ustaz Derry Sulaiman, yang tersebut membimbing Bobon mengucapkan syahadat. Karena proses yang disebutkan terjadi secara tiba-tiba, Cheryl awalnya tidak ada mengetahui hal tersebut. Hal inilah yang digunakan memicu reaksi sang istri, yang akhirnya memblokir akun Instagram suaminya.
Bobon kemudian membagikan momen mesranya bersatu Cheryl pada sebuah video di tempat Instagram Story, seolah ingin membantah isu bahwa rumah tangga merek mengalami keretakan akibat perbedaan keyakinan.

Foto/Instagram @bobonsantoso
Dalam video tersebut, keduanya tampak bercanda mengenai alasan Cheryl memblokir suaminya pada media sosial. Bobon tertawa pada waktu mendengar sang istri menyatakan bahwa ia jahat, yang membuatnya tiada belaka unfollow, tetapi juga memblokir akunnya.
Setelah sempat mengakibatkan prakiraan di area kalangan warganet, Bobon akhirnya memutuskan untuk mendatangi Cheryl di dalam Bali lalu menjelaskan secara dengan segera mengenai keputusannya untuk mualaf. Dalam keterangannya, ia menegaskan bahwa sang istri sekarang telah terjadi memahami alasan dalam balik keputusannya memeluk agama Islam.
“Gue samperin ke Bali biar keluarga gue adem ayem. Udah gue jelasin juga ke istri. Dia sekarang mengerti dan juga paham,” tulis Bobon pada Instagram @bobonsantoso disitir Akhir Pekan (16/3/2025).
Lebih lanjut, Bobon meminta-minta agar masyarakat tiada memprovokasi istrinya dengan berbagai perkiraan negatif yang bisa saja memperburuk keadaan. Ia menyayangkan bagaimana media kemudian netizen mencoba mengaitkan keputusannya menjadi mualaf dengan hambatan rumah tangga, padahal menurutnya tiada ada hambatan besar yang tersebut terjadi.






