PLN EPI Didapuk Sebagai Trusted Company dalam Ajang CGPI Award 2024

JAKARTA – PT PLN Daya Primer Indonesia ( PLN EPI ), subholding dari PT PLN (Persero), didapuk sebagai Trusted Company (Perusahaan Terpercaya) di event Corporate Governance Preception Index (CGPI) 2024. PLN EPI dinilai berhasil menerapkan prinsip good corporate governance ( GCG ) juga mampu berkontribusi pada perkembangan perekonomian Indonesia.
Direktur Utama PLN EPI Iwan Agung Firstantara mengatakan, penghargaan ini menjadi refleksi dari peran strategis perusahaan pada membangun, menjaga, kemudian meningkatkan kualitas tata kelola perusahaan yang dimaksud baik.
“Penghargaan ini menjadi bukti keberhasilan PLN EPI bahwa yang kami lakukan tak cuma menyokong kelistrikan nasional tetapi juga mampu berkontribusi di pertumbuhan ekonomi di dalam Indonesia. Hal ini adalah wujud komitmen kami untuk menjaga GCG dengan baik”, ujar Iwan di keterangan pers, Rabu (15/1/2025).
Iwan menegaskan, PLN EPI berikrar melaksanakan prinsip Sustainable Business dengan kerangka Governance Risk Management and Compliance (GRC), Enviromental Social Governance (ESG), dan juga Sustainable Development Goals (SDGs) yang tersebut dituangkan ke di misi perusahaan. “Kami akan terus berazam kemudian berinovasi pada memperkuat kegiatan ekonomi keberlanjutan Indonesia dengan berfokus pada efisiensi kemudian pengembangan energi bersih di tempat ketenagalistrikan,” tuturnya.
Sekretaris Organisasi PLN EPI Mamit Setiawan menambahkan, pada penerapan GCG, perusahaan berhasil menjaga beberapa nilai, antara lain kinerja industri lalu keuangan, implementasi GRC, kemudian implementasi ESG. Angka yang disebutkan di area implementasikan melalui tata kelola perusahaan yang tersebut baik. Dalam implementasi GRC, PLN EPI telah terjadi mengintegrasikan juga mendapatkan sertifikasi Sistem Manajemen Mutu, Ketenteraman Informasi, dan juga Anti Penyuapan didukung dengan teknologi informasi di GRC.
Pada tahun 2023, PLN EPI mendapatkan level kematangan skor Risk Maturity Index mencapai 3,97 dimana risiko kemudian permasalahan telah terjadi diukur atau dikelola secara kuantitatif, sistem, serta metodologi juga diterapkan.
Selain itu, PLN EPI secara bergerak menggalang acara keberlanjutan dengan 9 acara untuk memperkuat SDGs, yakni Inisiatif Pemberdayaan Perekonomian Masyarakat; Pengembangan Efisiensi Energi; Inisiatif Pengurangan Emisi GRK; Efisiensi serta Konservasi Air; Pengelolaan Limbah; Sinergi Rencana Kelestarian Keanekaragaman Hayati; Pelarangan Tindakan Diskriminasi juga Penetapan Waktu Kerja; Penyusunan HIRADC sertifikasi SMK3 kemudian Zero Accident; kemudian Penerapan Sistem Manajemen Anti Penyuapan serta Kepatuhan.
Dalam implementasi dan juga dampak ESG terhadap resilient bisnis, PLN EPI mempunyai kegiatan Green Economy Village (GEV) Gunung Kidul berbasis keekonomian rakyat, yang dimaksud berhasil melakukan investasi 100 ribu pohon serbaguna, melakukan pengolahan pupuk organik, kemudian pengolahan pakan ternak.
“Inovasi yang digunakan sudah pernah dijalankan oleh PLN EPI semata-mata tidaklah belaka memverifikasi ketersediaan energi bagi masyarakat, tetapi juga menciptakan nilai jangka panjang bagi perekonomian nasional. Penghargaan ini memotivasi kami untuk terus meningkatkan kualitas juga juga penerapan governance dalam perseroan,” jelas Mamit.






