Gelar Silatnas, Alumni SMID-PRD Janji Jaga Demokrasi

JAKARTA – Para alumni Solidaritas Mahasiswa Indonesia untuk Demokrasi juga Partai Rakyat Demokratik (SMID-PRD) komitmen menjaga demokrasi . Janji yang disebutkan ditegaskan di Silaturahmi Nasional (Silatnas) di dalam Jakarta.
Ketua Panitia Silatnas Alumni SMID-PRD, Jakobus Eko Kurniawan, menyatakan acara ini dilaksanakan hampir 10 tahun sejak Silatnas terakhir pada 2016 silam. Silatnas Alumni SMID-PRD dihadiri oleh sekitar 700 yang digunakan terdiri dari para mantan aktivis lalu pendiri PRD berbagai daerah.
Di antaranya Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Lampung, Riau, Banten, Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, D.I Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tengggara Timur, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, lalu Papua.
“Kegiatan ini menjadi forum silaturahmi, melepas kangen, antarpara alumni lalu pendiri SMID-PRD,” kata Jakobus yang mana akrab disapa Jek, Hari Sabtu (14/12/2024).
Jek menyampaikan, sebagai organisasi massa kemudian kebijakan pemerintah yang berpengaruh dan juga pernah terlibat berpartisipasi di memperjuangkan keterbukaan dan juga demokrasi, pada waktu ini sejumlah alumni lalu pendiri SMID-PRD bergerak di tempat berbagai tempat, baik eksekutif, legislatif, yudikatif, maupun sektor informal lainnya.
“Sebagian di tempat antara mereka itu sampai hari ini ada yang digunakan masih berpartisipasi sama-sama kalangan akar rumput kemudian civil society memperjuangkan ide-ide progresif yang digunakan dulu menjadi napas perjuangan SMID-PRD,” ujar Jek.
Melalui Silatnas ini, kata Jek, para alumni serta pendiri SMID-PRD juga turut terlibat berpartisipasi di menjaga ide maupun gagasan progresif. Jek menambahkan Silatnas Alumni SMID-PRD sekaligus menjadi kompetisi ungkapan kegembiraan serta kebanggan. Pasalnya, beberapa orang alumni dan juga pendiri pada masa kini mendapatkan kepercayaan untuk membantu Presiden Prabowo Subianto di tempat pemerintahan.
“Para alumni juga pendiri SMID-PRD pada waktu ini meningkat juga mengalami perkembangan di tempat tanah serta area yang tersebut berbeda-beda. Tapi, sejarah yang dimaksud panjang serta akar yang tersebut identik menciptakan kami merasa sebagai keluarga besar. Ajang silaturahmi nasional ini diharapkan bisa saja menjadi forum untuk saling menguatkan kemudian saling mengingatkan satu sejenis lain,” ucapnya.
Silatnas Alumni SMID-PRD juga dihadiri oleh Wamenperin Faisol Riza, Wamen Komdigi Nezar Patria, Wamen Sosial Agus Jabo, Wamen HAM Mugiyanto, Menteri HAM Natalius Pigai, Wamendagri Bima Arya, Wamenaker Noel Eben Ezer, Ketua Komisi XIII DPR RI Willy Aditya
Ketua Komisi III DPR Habiburokhman, Stafsus Menteri BUMN Arya Sinulingga, Wali Perkotaan Bogor terpilih Dedi, Wakil Walikota Semarang terpilih Iswar, Wakil Wali Perkotaan Pekalongan terpilih Sukirman, Gubernur Banten terpilih Andra Soni, Wakil Kepala BJPH Alfiiansyah Noor, Gubernur NTT terpilih Melkiades Laka Lena, kemudian Wali Daerah Perkotaan Palopo terpilih Trisal Tahir.






