Nasional

Jerat Judi Online, Merebak Sejak Masa Pandemi Diberantas di area Era Budi Arie

LANGIT Ibukota siang itu sangat cerah, udara menyengat memproduksi dermis terasa panas. Di berada dalam kesibukannya sebagai pekerja proyek gedung perkantoran, Nurul Imam (46) bersatu P Mustofa (50) menghabiskan waktu istirahatnya dalam sebuah pos keamanan di area kawasan Kebayoran Lama, DKI Jakarta Selatan.

baca juga: Kominfo Terus Didorong untuk Berantas Judi Online

Sesekali dua pria jika Tasikmalaya Jawa Barat itu asyik memainkan telepon selulernya dengan mata menatap tajam ke layar perangkat pintar pada genggamannya tersebut. Keduanya mengaku, ketika ini berinvestasi dalam instrumen trading berjangka pasca sebelumnya terjerumus di area kubangan judi online . “Sekarang belajar pembangunan ekonomi yang tersebut legal, dulu pernah terjerumus slot (judi online),” tutur Mustofa untuk SINDOnews, Rabu (9/10/2024).

Mustofa menceritakan, dirinya mengenal judi online atau yang populer disebut slot itu pada waktu masa pandemi 2020 silam. Hal itu lantaran ketika pandemi beliau tak mempunyai pekerjaan. Proyek-proyek perkembangan gedung berhenti total. Mustofa pun sejumlah menghabiskan waktu luangnya untuk berselancar di tempat dunia maya. “Mencari hiburan ya pada sosmed (sosial media). Nah banyak iklan berseliweran di tempat sosmed yang digunakan menjanjikan untung cepat,” paparnya.

Iklan dalam salah satu platform sosmed umumnya dikemas di bentuk permainan. Selain permainan domino, ada juga berbentuk permainan poker, kasino online, hingga tebak skor pertandingan sepak bola, slot, lalu rolet. “Saya tertarik di-slot akibat bukan rumit. Awalnya dikasih menang terus, setiap memasang (taruhan) dengan nominal kecil,” ungkapnya.

Namun, ketika bertaruh di nominal besar, Mustofa mengaku terus-menerus kalah. “Akhirnya uang habis,” imbuhnya. Berniat untuk mengatasi modal taruhan yang dimaksud hilang, Mustofa menggadaikan motornya. Lagi-lagi Mustofa harus menelan pil pahit. Setiap rupiah yang digunakan dipertaruhkan setiap saat ludes. “Motor pun terpaksa dijual,” cetusnya.

Berbeda dengan Mustofa, Imam terperdaya dengan judi online berkedok pembangunan ekonomi robot trading. Bermodal membuka akun dengan nominal Rp1 juta, Imam memulai peruntungannya “Dikasih untung pada waktu pertama bergabung, lama kelamaan uang habis serta minus,” tuturnya.

Untuk mengatasi uang di tempat akunnya, pengelola website memohonkan Imam melakukan top up. “Bukannya untung malah semakin buntung,” sesalnya, Imam pun harus merelakan dana senilai Rp30 jt yang tersebut dikumpulkannya dengan susah payah. “Sekarang telah kapok,enggak lagi deh maen judi-judian,” tuturnya.

baca juga: Kominfo Temukan Indikasi TPPO pada Kasus Judi Online

Beruntung, pada akhir 2022, Mustofa dan juga Imam kembali mendapatkan pekerjaan, sehingga kembali mendapatkan kesempatan untuk menghimpun pundi-pundi tabungan. Mereka sekarang ini sadar judi tak pernah mengakibatkan keberuntungan. Justru menimbulkan hidup tak terkontrol lalu pikiran jadi tiada jernih. “Judi bukanlah solusi untuk mendatangkan kekayaan, justru menjadi stres dan juga gelisah sebab dikejar pemberi utang,” tutup Imam.

Related Articles

Back to top button
6789101191011121314978979980981982983151617181920345678123456tips slot online modern agar stabilitas lebih optimalstarlight princess dan pengamatan komunitas terhadap permainan mbgsugar rush dan konsep permainan slot online pragmatic play yang berwarnawild bandito dan pembahasan runtuhan dalam permainan terkini mbgsuper scatter menghadirkan kejutan instan dengan efek cepat responsifrtp live gates of olympus