Robot Anjing Black Panther 2.0 Buatan China Berlari Melebihi Usain Bolt

LONDON – Seekor anjing robot bionik yang dimaksud dikembangkan di dalam China yang mana mempunyai kemampuan berlari lebih tinggi cepat dari atlet manusia.
Mesin berkaki empat dengan berat 38 kg kemudian tinggi 0,63 meter bernama “Black Panther 2.0” bahkan dapat berlari sejauh 100 meter pada waktu kurang dari 10 detik, mengalahkan ikon balap seperti Usain Bolt .
Kecepatannya dibuktikan di video demonstrasi di area mana Black Panther dengan mudah melintasi atlet pria untuk meraih kemenangan perlombaan, dan juga sekarang dianggap sebagai salah satu robot berkaki empat tercepat di area dunia.
Itulah yang digunakan diadakan para peneliti di dalam perusahaan rintisan robotika Mirror Me dan juga Pusat Mekanika Interdisipliner pada Universitas Zhejiang dalam China, sebagaimana dilaporkan oleh Xinhua , outlet media yang tersebut dikelola oleh pemerintah China.
Mereka mengamati bagaimana hewan seperti macan kumbang hitam, cheetah, serta jerboa juga persendiannya serta menerapkan hal ini pada robot yang mana miliki sendi seperti lutut untuk memverifikasi gerakannya dengan kecepatan tertinggi.
Ditambah lagi, anjing yang disebutkan mampu meningkatkan kemampuannya setelahnya setiap kali berlari berkat sistem kecerdasan buatan yang dimaksud dipasang, ini juga membantu kemampuan adaptasi mesin pada menghadapi lingkungan.
Untuk memverifikasi kaki robot memiliki pegangan yang tersebut kuat ketika berlari dengan kecepatan seperti itu, mereka itu bahkan mempunyai “sepatu lari” yang digunakan terinspirasi dari cheetah.
Wang Hongtao, kepala lembaga kemudian profesor di tempat Universitas Zhejiang, mengungkapkan terhadap Xinhua : “Melalui integrasi perangkat lunak lalu komponen, kami menciptakan prototipe semata-mata di waktu tiga bulan.”
Robot berkaki empat yang terkenal lainnya adalah HOUND, yang dimaksud ditemukan oleh para peneliti di dalam Laboratorium Kontrol serta Desain Robot Dinamis pada Korea Selatan.
Ada juga robot keamanan ‘Lynx’ yang digunakan dibuat oleh perusahaan robotika China DEEP Robotics untuk mensurvei lingkungan yang digunakan menantang – tetapi kecepatannya hanya saja setengah dari kecepatan Black Panther, yakni 4,9 m/s (11 mph).
Di tempat lain, bagaimana objektifikasi rakyat terhadap teknologi memicu kebencian terhadap wanita dan juga robot kecil yang mana lebih banyak tipis dari rambut manusia dapat membantu mengobati neoplasma .






