MNCN Sabet Penghargaan Ukuran Integrasi Bisnis Lestari 2024

JAKARTA – PT Media Massa Nusantara Citra Tbk (MNCN) menerima apresiasi Ukuran Integritas Bisnis Lestari (IIBL) 2024 kategori pencapaian Emerald. IIBL adalah hasil kolaborasi antara Transparency International Indonesia kemudian TEMPO Fakta Science yang dimaksud merupakan ikhtiar untuk memacu dan juga membantu perusahaan-perusahaan di dalam Indonesia mencapai standar ESG di operasi bisnisnya.
Indeks Integritas Bisnis Lestari periode tahun 2024 menilai 100 perusahaan dengan kapitalisasi terbesar pada Indonesia yang dikelompokkan ke di empat kategori pencapaian yakni Diamond, Ruby, Sapphire juga Emerald.MNCN dinilai berjanji terhadap tata kelola yang digunakan baik (dimensi anti-korupsi), penghormatan terhadap hak asasi manusia kemudian berbisnis (dimensi sosial lalu HAM), serta miliki kesadaran untuk pelestarian alam (dimensi lingkungan hidup).

CEO Tempo Dunia Pers Group, Arif Zulkifli mengatakan, penilaian yang mana dilaksanakan menjadi bukti bahwa perusahaan-perusahaan yang menerima apresiasi telah dilakukan menerapkan standar praktik usaha yang berkelanjutan, berintegritas tinggi, juga menunjukkan komitmen nyata perusahaan terhadap masa depan yang dimaksud lebih banyak baik.
“Saya berharap hasil penilaian dari indeks ini menghadirkan faedah yang dimaksud besar bagi perusahaan, mendongkrak reputasi positif dan juga kepercayaan dari konsumen, investor, karyawan lalu pemangku kepentingan lainnya,” kata Arif di dalam Teater Salihara DKI Jakarta pada Selasa (10/12).
Lebih lanjut, Skala Integritas Bisnis Lestari 2024 diharapkan dapat membantu rakyat pada memahami seperti apa praktik kegiatan bisnis yang tersebut berintegritas juga berkelanjutan, yang mengupayakan inovasi positif di perilaku konsumen.
“Kepada para pemenang sekali lagi saya mengucapkan terima kasih, serta kita berharap acara sama pada tahun yang digunakan akan datang melibatkan lebih banyak sejumlah lagi perusahaan yang punya komitmen terhadap usaha yang dimaksud beretika yang digunakan mengedepankan berkelanjutan,” ujar Arif.






