Profil Marsda Djon Amarul, Eks Ajudan Jusuf Kalla yang dimaksud Ditunjuk Jadi Aspers Panglima TNI

JAKARTA – Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menunjuk Marsda TNI Djon Amarul sebagai Asisten Personel (Aspers) Panglima TNI. Sebelum menduduki jabatan baru tersebut, beliau menjabat sebagai Aspers KSAU.
Penunjukan Marsda TNI Djon Amarul tertuang pada Surat Keputusan Panglima Tentara Nasional Indonesia Nomor Kep/7/I/2025 tanggal 3 Januari 2025 tentang Pemberhentian Dari dan juga Pengangkatan Dalam Jabatan di dalam Lingkungan Tentara Nasional Indonesia.
“Telah resmi ditetapkan rotasi serta mutasi 101 Pati (Perwira Tinggi) TNI terdiri dari 62 Pati TNI AD, 8 Pati TNI AL, serta 31 Pati TNI AU,” kata Kapuspen TNI Mayjen Hariyanto di dalam Mabes TNI Cilangkap, Ibukota Indonesia Timur, dikutipkan Senin, (10/2/2025).
Dalam SK mutasi tersebut, Marsda TNI Djon Amarul menggantikan Marsda TNI Mohammad Syafii yang dimaksud dimutasi menjadi Kepala Badan Nasional Pencarian juga Pertolongan (BNPP).
Selama meniti karier pada militer, Marsda TNI Djon Amarul merupakan perwira tinggi (Pati) TNI AU yang memiliki karier cemerlang. Lulusan Akademi Angkatan Udara Bebas (1993) dari Korps Penerbang Helikopter ini pernah menempati sebagian kedudukan strategis.
Pria kelahiran Kendari, Sulawesi Tenggara pada 12 Februari 1972 ini pernah menjabat sebagai Kabinlat Wing 4 Lanud Atang Sendjaja, kemudian Komandan Skadron Udara Bebas 8, kemudian Pabandya Renbin Paban VI/Binprof Ops Sopsau Mabesau.
Kariernya terus meningkat, ia kemudian diangkat menjadi Komandan Lanud (Danlanud) Wolter Mongisidi pada 2012. Kemudian dipercaya menjadi Ajudan Wapres RI Jusuf Kalla pada 2014.
Kariernya semakin mentereng, ia kemudian diangkat menjadi Pangkosekhanudnas III/Medan, lalu Komandan Lanud (Danlanud) Suryadarma. Kepala Staf Koopsud II, hingga Danpuslat Kodiklat TNI pada 2023.
Tidak hanya sekali itu, beliau juga dipercaya mengemban amanah sebagai Aspers Kaskoopsudnas pada 2023, lalu Aspers Kasau sebelum akhirnya Aspers Panglima TNI hingga sekarang.






