Pangeran William Siap Naik Takhta, Raja Charles Minta Anaknya Tak Buat Kesalahan

JAKARTA – Masa pemerintahan Raja Charles III pada Inggris Raya dapat dipersingkat akibat penyakit mematikan yang berada di area luar kendali raja.
Sepanjang 2024, dikutipkan marca, Raja Charles berjuang melawan karsinoma dan juga bertentangan dengan saran medis, ia terus menjalankan tugas kerajaannya sambil menerima perawatan.
Hasilnya sudah memicu perasaan khawatir umum menghadapi penampilan fisik Charles sebab pria 76 tahun itu mencoba merancang warisan pada berhadapan dengan takhta setelahnya ibunya, Elizabeth II, memerintah Inggris Raya selama tujuh dekade.
Pangeran William pun sedang menanti di tempat belakang layar. Dia adalah pewaris takhta. Diharapkan akan dinobatkan sebagai William V setelahnya Charles turun takhta atau meninggal.
Namun sebelum naik takhta, William yang digunakan berusia 42 tahun masih harus belajar sejumlah hal dari ayahnya. Charles memberi tahu William bahwa monarki lebih lanjut dari sekadar tugas kerajaan.
Menurut orang di kerajaan, Ingrid Seward, Charles sudah pernah menyampaikan nasihat penting terhadap William tentang pernikahannya dengan Kate, yaitu, jangan abaikan orang-orang di hidup dengan mengorbankan kekuasaan.
Charles dikabarkan telah lama memberi tahu William bahwa keluarganya adalah yang dimaksud utama lalu bahwa William tak boleh menimbulkan kesalahan yang dimaksud mirip seperti yang dimaksud diadakan Charles terhadap istrinya, Ratu Camilla, dengan mendahulukan tugas daripada cinta.
Keduanya bertemu pada 1970, tetapi tiada menikah hingga 2005. Sementara, Charles bertugas pada Angkatan Laut Kerajaan sebelum menikahi Diana Spencer, ibu dari William lalu Pangeran Harry, pada 1981.
Charles serta Diana bercerai pada 1996 juga Diana meninggal pada kecelakaan mobil pada 1997. Sementara, Camilla menikah dengan Andrew Parker Bowles sebelum menceraikannya pada 1995.
William kemudian Kate pertama kali bertemu pada 2001 serta hubungan mereka itu mengalami masa-masa sulit — seperti perpisahan pada 2007 — sebelum merekan menikah pada 2011. Dalam hal itu, William mengikuti nasihat ayahnya, yang tersebut akan menjadi lebih lanjut penting lagi ketika ia naik takhta.






