Telepon 5 Menit yang tersebut Menghancurkan Pertarungan Rp3,2 Billion Saul Canelo Alvarez vs Jake Paul

Telepon 5 menit yang dimaksud menghancurkan pertarungan senilai USD200 jt atau Rp3,2 triliun Saul Canelo Alvarez vs Jake Paul yang rencananya dilakukan 3 Mei 2025. Jake Paul berada dalam ambang kesepakatan sensasional untuk bertarung melawan Saul Canelo Alvarez – namun ambisinya pupus pasca kejadian dramatis pada semalam.
Petinju yang mana pada masa kini menjadi YouTuber lalu petinju hebat jika Meksiko ini siap untuk mengumumkan pertarungan yang mengejutkan pada tanggal 3 Mei di area Las Vegas. Namun Saul Canelo Alvarez mundur beberapa hari sebelumnya untuk menyetujui secara resmi kesepakatan dengan Turki Alalshikh – manusia pialang tinju yang dimaksud sangat berpengaruh di tempat Arab Saudi.
Hal ini mengakhiri salah satu dari 24 jam yang digunakan paling luar biasa pada dunia tinju. Pertarungan besar yang digunakan bahkan diklaim oleh promotor saingannya, Eddie Hearn, bernilai USD200 jt menjadi sia-sia pasca hanya sekali di waktu lima menit melalui telepon.
Apa yang mana terjadi? SunSport mengungkapkan apa yang mana terjadi selama tiga bulan pembicaraan antara kedua kubu.
Semuanya dimulai pada bulan Desember, satu bulan pasca Paul mengalahkan Mike Tyson di pertarungan kontroversial merek di tempat Netflix.
Kemarahan menyelimuti pertarungan yang dimaksud pada waktu Tyson kembali pada usia 58 tahun untuk pertarungan profesional pertamanya di 20 tahun. Dia hanya saja pernah menghadapi Roy Jones Jr – yang pada waktu itu berusia 54 tahun – di sebuah pertandingan ekshibisi empat tahun sebelumnya – yang mana tak lebih besar dari sebuah pembukaan latih tanding.
Namun demikian, lebih tinggi dari 100 jt orang menyaksikannya di area Netflix – menyebabkan layanan streaming yang dimaksud jebol.Dan tambahan dari 70.000 penggemar hadir pada stadion Dallas Cowboys di area Texas – menghasilkan kembali £14,5 jt dari transaksi jual beli tiket saja. Ini adalah menarik perhatian Canelo – yang berhasil menghasilkan kembali £7,2 jt di dalam stadion yang mana identik untuk kemenangannya pada tahun 2021 berhadapan dengan Billy Joe Saunders.
Jake Paul juga timnya – yang ingin menyamai kesuksesan komersial acara mereka itu dengan Iron Mike – menghubungi kubu Canelo untuk melakukan pembicaraan pada bulan Desember. Canelo Alvarez – yang dikelola oleh pelatihnya Eddy Reynoso – menyerahkan negosiasi ke tangan Al Haymon dari Premier Boxing Champions.
Canelo telah dilakukan bekerja sejenis dengan Oscar de la Hoya serta Hearn sebelumnya, namun tiga pertarungan terakhirnya dilaksanakan sama-sama PBC – serta ia ingin mempertahankannya. Pembicaraan antara kedua kubu terus berlanjut hingga bulan Januari. Dan sementara kesepakatan lisan untuk Canelo menghadapi Jake Paul di pertarungan berikutnya tercapai – bukan ada yang digunakan ditandatangani secara resmi.
Pertarungan ini akan berlangsung dalam kelas penjelajah 90,7 kg dengan T-Mobile Arena di dalam Vegas yang tersebut sudah dipesan – yang mana ditargetkan untuk Netflix – selama 12 ronde. Menurut sebuah unggahan dalam media sosial dari mitra penawaran Paul, Nakisa Bidarian – kelompok Canelo awalnya menyarankan pertandingan di dalam kelas catchweight 86,1 kg. Namun Bidarian berpendapat bahwa mengizinkan Paul bertarung di tempat kelas penjelajah dengan berat badan 90,7 kg akan menarik lebih lanjut sejumlah perhatian publik.






