Jake Paul Kecam Saul Canelo Alvarez Budak Uang: Aku Wajah Tinju!

Jake Paul juga organisasi promosinya, Most Valuable Promotions, mengecam Saul Canelo Alvarez budak uang pasca mengamati ia melakukan penandatanganan perjanjian empat pertarungan dengan Riyadh Season. Jake Paul, 28 tahun, percaya bahwa ia dan juga Saul Canelo Alvarez sudah menyetujui persyaratan untuk bertarung di dalam Las Vegas pada tanggal 3 Mei, di rangka perayaan Cinco de Mayo.
Jake Paul akhirnya mengetahui bahwa Saul Canelo Alvarez, secara terpisah, sudah pernah melakukan penandatanganan perjanjian untuk meninggalkan tradisi yang dimaksud juga memilih untuk bertarung pada Riyadh, Arab Saudi, dengan lawan yang mana belum dapat dipastikan. Canelo Alvarez, juara kelas menengah super WBA, WBO juga WBC, kemudian diperkirakan akan bertarung melawan Terence Crawford pada bulan September, pada pertarungan kedua dari empat pertarungan tersebut.
Jake Paul – yang dimaksud tanpa malu-malu serta sinis bertarung dengan Mike Tyson pada bulan November di sebuah perkembangan yang tersebut merusak reputasinya yang telah rapuh – menurut MVP, “sedang berdiskusi secara berpartisipasi dengan beberapa lawan yang tersebut terkenal”.
Apakah Paul sadar akan kegelisahan seputar apa yang digambarkan sebagai “perbudakan zaman modern” pada Arab Saudi masih belum jelas, namun ia memposting di area media sosial: “Berita terbaru: Canelo Alvarez menundukkan saya, Jake Paul, serta sekarang menjadi budak yang dimaksud dimiliki tanpa mempedulikan kebanggaan rakyat Meksiko yang mana mendukungnya pada tanah AS.
Tidak mengherankan jikalau sepanjang karirnya ia tak melakukan apa pun untuk olahraga tinju di area luar ring. “Saya adalah wajah baru tinju. Anda tak dapat mengadakan pertarungan terbesar pada tahun 2025 tanpa melibatkan nama saya. Ketika semua acara Anda merosot dan juga kehilangan uang, Anda semua akan menyadari siapa raja olahraga ini. Dua puluh delapan tahun. Pertarungan terbesar pada sejarah tinju. Bosku sendiri. Tidak dimiliki. Lima tahun. Kalian semua ingin melihatku gagal, tapi Tuhan punya rencana lain. Hal ini adalah era yang mana baik. Era gajah. Hal ini adalah era MVP,”papar Jake Paul.
”MVP sedang melakukan negosiasi untuk pertarungan blockbuster antara Jake Paul juga Canelo Alvarez pada akhir pekan Cinco de Mayo dalam Las Vegas,” demikian pernyataan yang dimaksud dikeluarkan MVP.
“Sebuah acara besar bagi para penggemar Meksiko, Puerto Rico lalu Amerika, kemudian sangat mengecewakan meninjau bagaimana situasi yang dimaksud terjadi.”
“MVP beroperasi dengan integritas, transparansi, lalu rasa hormat terhadap olahraga, para atlet, kemudian para penggemar. Sayangnya, tidaklah semua orang di tempat dunia tinju mempunyai nilai-nilai tersebut. Situasi ini menjadi pengingat untuk tidak ada mempercayai semua yang digunakan anda baca, khususnya ketika lingkungan media pada waktu ini banyak dikendalikan oleh merek yang tersebut memiliki rencana tersembunyi, termasuk promotor yang dimaksud memiliki wartawan yang tersebut dibayar.”
“Kami tetap memperlihatkan berdiskusi secara berpartisipasi dengan beberapa lawan terkenal dan juga berjanji untuk memberikan pertarungan terbesar, acara yang dimaksud paling menarik, kemudian untuk bekerja sejenis dengan mitra yang digunakan mempunyai nilai-nilai yang serupa dengan kami juga komitmen kami terhadap tinju lalu para petinjunya.”






