Bahaya Gula Darah Lebih dari 500 seperti Emilia Contessa, Risiko Fatal Mengintai

JAKARTA – Emilia Contessa yang tersebut mengidap penyakit gula sempat mengalami gula darah lebih tinggi dari 500 sebelum meninggal dunia. Kondisi terakhir ibunda Denada ini diungkap oleh sang adik kandung, Dino Rosano.
Menurut Dino, tingginya kadar gula darah menimbulkan Emilia Contessa harus segera dilarikan ke RSUD Blambangan, Banyuwangi, Jawa Timur. Meskipun telah terjadi mendapatkan perawatan intensif dari pasukan medis, kondisi kesehatannya terus menurun.
“Diabetesnya naik sampai 450, lalu sampai 500 lebih. Pagi-pagi kami rujuk ke RSUD Blambangan. Memang secara langsung ditangani,” kata Dino terhadap awak media.
Sayangnya, meskipun telah dilakukan mendapatkan perawatan, kondisi fisik Emilia semakin melemah. Hingga akhirnya penyanyi yang mana dijuluki Singa Panggung Asia itu mengembuskan napas terakhirnya di dalam usia 67 tahun pada Senin, 27 Januari 2025, pukul 18.00 WIB.
“Tapi staminanya atau fisiknya terus menurun. Hingga jam 18.00 WIB, bu Emil nggak ada,” jelasnya.
Dilansir dari Health Line, Rabu (29/1/2025), gula darah tinggi merupakan kondisi yang digunakan dapat mengancam jiwa, khususnya bagi penderita diabetes. Jika kadar gula darah seseorang mencapai lebih besar dari 500 mg/dL, kondisi ini dapat memicu komplikasi kritis yang digunakan berpotensi fatal.
Gula darah tinggi atau hiperglikemia adalah kondisi di tempat mana kadar glukosa pada darah melebihi batas normal. Secara umum, kadar gula darah yang dimaksud sehat berada pada rentang berikut:
1. Puasa (sebelum makan): 70-99 mg/dL (normal)
2. Dua jam pasca makan: di tempat bawah 140 mg/dL (normal)
3. Diabetes terkontrol: kurang dari 180 mg/dL pasca makan
4. Diabetes tidaklah terkontrol: lebih tinggi dari 200 mg/dL
5. Bahaya dan juga darurat medis: lebih besar dari 500 mg/dL






