WhatsApp Akan Indentifikasi Nama Penggunawan Tanpa Harus Pakai Nomor HP

MENLO PARK – WhatsApp mulai mengidentifikasi nama pengguna, menggantikan pembagian nomor telepon.
WhatsApp resmi mengumumkan pengenalan kemampuan menyimpan kontak dengan segera di area program WhatsApp, juga tidak ada perlu lagi menyimpan pada buku kontak telepon.
Dengan langkah ini, pengguna tak perlu lagi mengisi buku kontak, lalu dapat menyimpan seseorang – misalnya kontak bisnis, di tempat WhatsApp secara langsung.
WhatsApp mengungkapkan pengguna juga dapat menyimpannya menggunakan WhatsApp Web, atau pada desktop, kemudian tidak ada terbatas pada perangkat seluler saja.
Sementara itu, pihak WhatsApp mengatakan, ini merupakan langkah awal sebelum merek memperkenalkan fasilitas username dalam WhatsApp, sehingga memudahkan pengguna untuk menambahkan kontak menggunakan nama pengguna tanpa harus membagikan nomor telepon.
Namun, timeline pengenalan resmi untuk ciri ini belum dibagikan.
Sebelumnya, WhatsApp hadirkan pembaruan terbaru versi 2.24.21.34 pada update kali ini WhatsApp hadirkan ciri untuk memilih tema obrolan di tempat antara 20 warna berbeda, yang tersedia bagi beberapa penguji beta!
Seperti dilansir dari The Verge, bahwa pembaruan WhatsApp untuk iOS versi 24.20.71, diperkenalkan ciri pemilihan tema obrolan.
Fitur ini memungkinkan pengguna meningkatkan pengalaman personalisasi dengan memilih tema yang digunakan berbeda untuk percakapan tertentu, alih-alih cuma dibatasi pada satu tema di area seluruh aplikasi.
Sekarang, WhatsApp tampaknya ingin memberikan kesempatan yang identik untuk pengguna Android untuk mengubah tema obrolan seperti yang digunakan telah dilakukan dilaksanakan pada versi iOS.
Dengan pembaruan WhatsApp beta terbaru untuk Android 2.24.21.34, yang mana dapat diambil di area Google Play Store, kami menemukan bahwa WhatsApp sekarang memungkinkan pengguna memilih tema obrolan dari 20 warna yang berbeda!
Seperti yang mana terlihat pada tangkapan layar yang mana terlampir, beberapa penguji beta dapat mengeksplorasi ciri yang mana memungkinkan merek mengubah tema obrolan.






