Terkoneksi Satelit, Smartwatch dengan Teknologi Peneliti Siklus serta Matahari Diperkenalkan

JAKARTA – Amazfitresmi meluncurkan Amazfit T-Rex 3 di tempat Indonesia. Jam tangan pintar GPS tangguh ini dirancang dengan material premium juga menghadirkan teknologi yang mana disempurnakan dari pendahulunya, Amazfit T-Rex 2.
Dengan mengusung filosofi baru, Gear Up for Adventure, Amazfit T-Rex 3 menjadi standar baru untuk eksplorasi
luar ruang tingkat profesional.
Amazfit T-Rex 3 dibangun menggunakan baja tahan karat 316L yang dimaksud kokoh dan juga dilengkapi dengan desain inovatif, termasuk tombol anti-lumpur serta penutup yang tersebut dapat disesuaikan untuk kenyamanan maksimal ketika beraktivitas intens.
“Amazfit T-Rex 3 tidak sekadar smartwatch. Ini adalah adalah wujud nyata dari komitmen kami terhadap pembaharuan kemudian kualitas, dengan menggabungkan teknologi mutakhir lalu ketangguhan berstandar militer,” ujar Laura selaku Country Manager Amazfit Indonesia pada keterangan persnya dalam Jakarta.
Dengan sistem sirkuit dan juga akumulator yang dirancang khusus, smartwatch ini masih dapat digunakan pada suhu ekstrem, mulai dari -30℃ hingga 70℃, dan juga tahan air hingga kedalaman 100 meter.
Layar AMOLED 1,5 incinya mempunyai tingkat kecerahan hingga 2.000 nits, menjamin visibilitas optimal bahkan di area bawah sinar matahari langsung.
Amazfit T-Rex 3 menawarkan GPS dual-band dengan akurasi tinggi lalu koneksi cepat, mengupayakan enam sistem satelit. Fitur navigasi diperbarui dengan peta kontur topografi untuk pemahaman medan yang mana lebih lanjut baik. User juga dapat mengimpor file rute juga mengunduh peta offline yang tersebut menyokong area aktivitas yang direncanakan.
Bagi penggemar ski, tersedia peta resor ski global yang digunakan mencakup panduan detail seperti kereta gantung serta lereng dengan kode warna. Dibandrol dengan biaya Rp3.699.000.jam ini mempunyai fasilitas tambahan lainnya termasuk tekanan udara, kompas, ketinggian, peringatan keras badai, dan juga informasi tempat matahari dan juga bulan.
Jam tangan ini memiliki daya tahan penyimpan daya hingga lebih banyak dari tiga minggu untuk penyelenggaraan normal, atau 13 hari untuk pemanfaatan berat. Mode GPS Endurance dapat bertahan hingga 114 jam, sementara mode GPS dengan akurasi tinggi dapat digunakan hingga 42 jam.






