Anggaran PU Dipangkas Total, Komisi V DPR: Pembangunan Infrastruktur Bakal Tersendat

JAKARTA – Pemangkasan besar-besaran anggaran di tempat Kementerian Pekerjaan Umum (PU) akan segera berbuntut panjang. Sejumlah penyelenggaraan infrastruktur strategis dipastikan akan datang tersendat.
“Pengurangan anggaran Kementerian PU hingga lebih lanjut dari 60% pasti berdampak pada keberlanjutan konstruksi infrastruktur strategis seperti jalan, bendungan, hingga irigasi. Kami tentu mengantisipasi strategi baru konstruksi infrastruktur dari eksekutif dikarenakan tak mungkin saja pembangunan tanpa dukungan infrastruktur memadai,” ujar Wakil Ketua Komisi V DPR RI Syaiful Huda, Awal Minggu (3/2/2025).
Huda mengungkapkan pihaknya sudah menerima pemberitahuan dari Kementerian PU jikalau terjadi pemangkasan anggaran sebagai dampak Inpres 1/2025 tentang Efisiensi APBN juga APBD. Dari Rp110 triliun anggaran Kemen PU di dalam APBN 2025 dipangkas menjadi Rp29 triliun saja.
“Kami telah terjadi menerima pemberitahuan dari Kementerian (PU) jikalau memang sebenarnya ada pemangkasan besar-besaran anggaran dalam sektor infrastruktur,” kata politisi PKB ini.
Pemangkasan anggaran dalam Kemen PU, lanjut Huda menjadi penanda ada perpindahan strategi pembangunan dalam era Presiden Prabowo.
Jika sebelumnya Presiden Jokowi bertumpu pada perkembangan infrastruktur sehingga alokasi APBN untuk Kemen PU begitu besar, maka pada waktu ini strategi yang disebutkan tampak diubah.
“Tentu ini menarik untuk ditunggu bagaimana strategi konstruksi infrastruktur di tempat era Presiden Prabowo dengan adanya pemangkasan besar-besar anggaran di tempat Kemen PU,” katanya.






