Prabowo Siapkan Rencana Penting untuk Menekan Pengangguran, Apa Saja?

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto sudah menyiapkan dua strategi untuk menekan pengangguran di dalam Indonesia. Di antaranya penyerapan tenaga kerja lewat inisiatif makan siang gratis serta aquafarming atau budi daya perairan.
“Tadi sebenarnya dalam rapat terbatas tadi kita telah bahas. Kita sudah ada identifikasi sebenarnya beberapa acara strategis Pak Presiden terkait tentang makan gratis itu beliau menyampaikan akan ada sekian titik, satu titik itu sekian apa, akan mengakomodasi sekian orang,” ujar Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli dalam Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Hari Jumat (29/11/2024).
Kedua, kata Yassierli, Presiden Prabowo telah dilakukan meminta-minta untuk meningkatkan pengembangan sektor Aquafarming sebagai langkah konkret untuk menciptakan lapangan kerja baru. “Kedua aquafarming. Kemudian ya itu juga kelihatannya telah atau sedang berjalan ya. Dan itu juga nanti akan mengakomodasi sekian tenaga.”
“Ini yang tadi saya sampaikan. Ini adalah kita akan detailkan. Kami ungkapkan tadi itu adalah ini kan sifatnya lintas kementerian serta beliau sangat paham. Sehingga kita akan pull itu data-data dari masing-masing kementerian itu setiap inisiatif strategis mereka kan akan berdampak terhadap kenaikan dunia usaha juga penciptaan lapangan kerja baru,” paparnya.
Yassierli pun mengungkapkan Presiden Prabowo juga menyiapkan acara khusus bagi Generasi Z (Gen Z) dalam antaranya lewat sektor pariwisata.
“Itu kan artinya kondisi ketika ini ya. Artinya kita harus benar-benar upayanya harus lebih banyak serius. Beliau tadi khusus untuk kami, Kementerian Tenaga Kerja beliau berharap penyiapan tenaga kerja untuk sektor pariwisata. Nah ini saya akan secara langsung follow up dengan balai-balai tantangannya sekarang kan akhir tahun ya,” paparnya.
“Kita akan lihat nanti. Dan kita akan segera launching pelatihan-pelatihan untuk pariwisata. Beliau juga pariwisata itu terkait dengan bahasa juga. Nah itu kalau kita dapat segera siapkan menurut kami ya Hal ini kan suatu kerja panjang ya, panjang, luar biasa kemudian ini adalah lintas kementerian,” pungkasnya.






